Menjadi program studi unggul dan terdepan dalam pengembangan serta penerapan teknologi Artificial Intelligence, robotika, dan sistem tertanam yang inovatif, berkelanjutan, berjiwa entrepreneur, serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan solusi cerdas yang bermanfaat bagi industri, masyarakat, dan pembangunan nasional.
Program Studi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan UNIKOM mengemban misi:
1. Pendidikan Berkualitas
Menyelenggarakan pendidikan tinggi modern berbasis budaya organisasi UNIKOM, PIQIE (Professionalism, Integrity, Quality, Information Technology, Excellence), dengan kurikulum berbasis penelitian dan inovasi di bidang sistem tertanam, robotika, dan Artificial Intelligence; mengembangkan kompetensi lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.
2. Penelitian dan Inovasi
Menghasilkan penelitian unggul dan inovatif di bidang robotika, kecerdasan buatan, dan sistem tertanam yang memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan solusi berkelanjutan bagi masyarakat dan industri.
3. Pengabdian kepada Masyarakat
Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil penelitian dan penerapan teknologi robotika serta kecerdasan buatan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan nasional yang berorientasi keberlanjutan.
4. Kewirausahaan Berbasis Teknologi
Mendorong dan memfasilitasi jiwa entrepreneurship berbasis teknologi robotika dan kecerdasan buatan, sehingga lulusan tidak hanya siap kerja tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan lapangan kerja melalui inisiatif kewirausahaan yang berdampak.
5. Kerja Sama dan Kemitraan
Meningkatkan kolaborasi strategis dengan industri teknologi, lembaga penelitian, institusi akademik dalam dan luar negeri, serta masyarakat, guna memperkuat ekosistem pengembangan teknologi robotika dan kecerdasan buatan yang relevan dan berdaya saing global.
Program Studi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan UNIKOM bertujuan untuk:
1. Menghasilkan lulusan yang unggul, kompeten, dan handal di bidang Artificial Intelligence, robotika, dan sistem tertanam; berjiwa entrepreneur; santun dan berbudi luhur; serta siap berkontribusi untuk memajukan bangsa dan negara.
2. Menghasilkan lulusan yang memiliki landasan keilmuan kuat, mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan kompleks di bidang robotika dan kecerdasan buatan, serta bersaing secara nasional dan internasional dalam dunia industri dan riset.
3. Mendorong dan memfasilitasi kegiatan penelitian yang inovatif dalam bidang robotika, kecerdasan buatan, dan sistem tertanam, sehingga dapat menghasilkan kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta solusi teknologi yang berorientasi pada keberlanjutan.
4. Membangun dan memperkuat kemitraan dengan industri, lembaga penelitian, institusi akademik, serta masyarakat baik di tingkat nasional maupun internasional untuk menciptakan sinergi dalam pengembangan dan penerapan teknologi robotika dan kecerdasan buatan.
5. Mengembangkan ekosistem kewirausahaan yang mendukung inovasi teknologi di bidang robotika dan kecerdasan buatan, sehingga lulusan mampu menciptakan lapangan kerja melalui inisiatif kewirausahaan yang berdampak dan berkelanjutan.
6. Mewujudkan tata kelola program studi yang transparan, akuntabel, efisien, dan efektif dalam mendukung pencapaian visi dan misi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer serta Universitas Komputer Indonesia.
Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan adalah disiplin ilmu yang menekankan pemahaman mendalam pada aspek perangkat keras dan perangkat lunak—mulai dari elektronika, sistem tertanam, sensor-aktuator, kinematika-dinamika robot, hingga algoritma pembelajaran mesin dan visi komputer. Kurikulum OBE TRKB dirancang untuk memberikan fondasi teori sekaligus pengalaman praktis melalui lab, proyek berbasis tugas nyata, penggunaan ROS, serta praktik kerja industri sehingga mahasiswa tidak hanya menguasai konsep tetapi juga mampu menerapkannya pada sistem robotik dan solusi AI yang kompleks. Pendekatan pembelajaran yang seimbang ini memastikan kemampuan teknis dan kecakapan laboratorium mahasiswa terus berkembang.
Profil lulusan TRKB diharapkan melampaui peran sebagai pengguna atau pembuat program semata; mereka harus mampu berperan sebagai analis, perancang (designer), dan pengintegrasi sistem (system integrator) yang mampu menyusun spesifikasi formal, merancang arsitektur perangkat keras-perangkat lunak, serta menguji dan mengimplementasikan solusi robotika dan AI dalam konteks industri. Selain kompetensi teknis, kurikulum menanamkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi teknis, etika profesional, dan kesadaran terhadap dampak sosial teknologi sehingga lulusan siap menghadapi tantangan profesional dan berkontribusi pada inovasi yang bertanggung jawab.